:: Home :: Profil :: Visi dan Misi :: Personil :: Buku Tamu :: Forum Diskusi :: Sarana & Prasarana :: Hubungi Kami ::
User Login
Username

Password




Register
Forgot Password

Menu Utama
-Home
-Profil
-Visi dan Misi
-Personil
-Kapal Pengawas
-Laporan
-Kegiatan
-Album Foto
-Sarana & Prasarana
Interaktif
-Buku Tamu
-Forum Diskusi
-Hubungi Kami
-Kirim Artikel
Info Aktual
Pengawasan SD Perikanan
Pengawasan SD Kelautan
Siswasmas
Penanganan Pelanggaran
Info Lainnya
Kapal Pengawas
Sarana dan Prasarana Pengawasan
Pelatihan/Pertemuan Tingkat Pusat
Surat Edaran
Illegal Fishing
Pemboman Ikan
Terumbu Karang
Penangkapan Ikan
Budidaya Ikan
Pencemaran
Pengolahan dan Pemasaran
Ikan dan satwa Langka
Kelautan, Pesisir dan Pulau2 Kecil
Global Warming
Kunjungan Tamu
Wisata Bahari
Kerja Sama
Hutan Bakau
UPT PSDKP
Pangkalan
Stasiun
Satuan Kerja
POS PSDKP
Ditjen P2SDKP
Pertemuan Nasional
Satker PSDKP Kendari Lakukan Pemetaan Wilayah Illegal Fishing
Jumat, 06 April 2007 - oleh : admin | 1196 x dibaca

PEMETAAN WILAYAH ILLEGAL FISHING

DIDAERAH SULAWESI TENGGARA

Satuan Kerja PSDKP Kendari Direektorat Jenderal Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan telah membangun kemitraan dengan Yayasan Pelestarian Laut dan Pantai – Marine And Coastal Conservation Foundation (MCCF) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal Sulawesi Tenggara dalam melaksanakan kegiatan Pemetaan Wilayah Illegal fishing di Provinsi Sulawesi Tenggara dilakukan selama 30 hari mulai tanggal 19 Oktober – 17 November 2006.

Illegal fishing merupakan kegiatan mall praktek dalam penangkapan ikan atau pemamfaatan sumberdaya perikanan yang secara yuridis melanggar hukum. Dari hasil pemetaan wilayah Illegal fishing yang dilakukan diwilayah perairan Provinsi Sulawesi Tenggara ditemukan 95 daerah perairan yang rawan illegal fishing dengan pelanggaran penggunaan bom, bius, Trawl, dan pelanggaran perizinan. Adapun sebaran jumlah daerah illegal fishing tiap kabupaten di Sulawesi Tenggara. Kegiatan illegal fishing di Kabupaten konawe terjadi dikecamatan Soropia, kecamatan Lasolo, Wawonii barat, Kecamatan WawoniiTimur, Wawonii Barat dan Wawonii Selatan.

Untuk Kabaupeten Konawe Selatan daerah rawan Illegal fishing meliputi kecamatan Kolono, Laonti, Lainea, Moramo, Palangga dan Tinanggea dengan intensitas tertinggi di kecamatan Moramo khususnya daerah Perairan Cempedak, Tanjung Tiram, dan kecamatan Lainea yaitu Labuan Beropa, Teluk Laea sedangkan penggunaan trawl terjadi di Kecamatan Tinanggea khususnya perairan Bungin Permai.

Sedangkan Daerah Rawan Ilegal fishing untuk Kabupaten Muna meliputi Kecamatan Pasir putih, Bonegunu, Kulisusu, WD. Buri dan Tiworo kepulauan dengan intensitas tertinggi di perairan Tiworo Kepulauan (Tikep Sedangkan untuk Kabupaten Wakatobi daerah rawan illegal fishing terjadi di Kecamatan Tomia, Wangi-wangi, Kaledupa dan Binongko dengan intensitas tertinggi terjadi diperairan Tomia. Kabupaten Wakatobi khususnya daerah wanci merupakan sumber bahan baku untuk pembuatan bom yang

mereka peroleh dari Singapura dan selajutnya dibawa di Indonesia melalui Kapal Laut, hal terbukti dari beberapa kasus yang terjadi dalam penyidikan infomasi asal bahan baku dari Negara Singapura.

Kegiatan illegal fishing di Kabupaten Bombana terjadi dikecamatan Rumbia, ,Kecamatan Boepinang, Kecamatan Poleang Barat, dan Kabaena Barat. Intensitas pemboman dan pembiusan terjadi di daerah perairan Masudu dan perairan Lora sedangkan penangkapan dengan menggunakan Trawl terjadi di perairan Pulau Masaloka dan perairan Sagori sehingga memicu pertikaian antara nelayan tradisional dan pemakai trawl dan ini sudah disampaikan kepada pihak yang berkompeten.

Sedangkan Daerah Rawan Ilegal fishing untuk Kabupaten Buton meliputi Kecamatan Mawasangka, Wabula, Lasalimu, Siompu, Tagalaraya, dengan intensitas pemboman yang terbesar terjadi di perairan Teluk Watorumbe

Untuk Kabupaten Kolaka daerah rawan Illegal fishing meliputi Kecamatan Watubangga, Kecamtan Pomalaa, Kecamatan Kolaka, Kecamatan Walo dan Kecamatan Ranteangin serta Pulau PadaMarang, Pulau Maniang dan Pulau Induha. (Untuk Jekasnya dapat membuka Menu Laporan di Identifikasi Illegal Fishing).

Sumber : Mukhtar, A.Pi Kepala Satker PSDKP Kendari

kirim ke teman | versi cetak

Berita Illegal Fishing Lainnya

TNI AL Tahan Tiga Kapal Ikan Thailand
DKP NYATAKAN “PERANG” TERHADAP PELAKU IUU FISHING
Perangi IUU Fishing: Indonesia Galang Kerjasama Antar Negara
P2SDKP: TENGGELAMKAN SAJA KAPAL ASING PENCURI IKAN
Tindak Tegas Pelaku Illegal Fishing

Komentar Pengunjung

saran
Minggu, 09 Mei 10 - oleh : vhito vhira
pak..........
pukat atau trawl yg sudah di modifikasi boleh kah dipakai untuk menangkap udang,soalx udang pama di rumbia cuma bisa ditangkap pakai trawl...
dan kalau bisa tolong dong dibikinkan alat tangkap untuk udang pama yang ramah lingkungan..........
kami siap ganti alat tangkap kami asalkan ada cara lain yg lebih bagus dan lebih efisien..ok


PEMETAAN WILAYAH 'IF' di SULTRA?
Rabu, 15 Juli 09 - oleh : Yohanes Wijaya
Untuk wilayah Kendari dan sekitarnya (SULTRA): apa perlu dikonsentrasikan segala daya upaya: Energi dan Biaya.

Proyek Pak Muktar: kemitraan dengan Yayasan Pelestarian Laut dan Pantai – Marine And Coastal Conservation Foundation (MCCF = Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal Sulawesi Tenggara) dalam melaksanakan kegiatan Pemetaan Wilayah Illegal fishing di Provinsi Sulawesi Tenggara. Menurut saya hal ini hanya buang waktu dan pemborosan DANA. Dan ujung2nya adalah PEMBATASAN Ruang gerak Operasi Kapal Penangkap Ikan Lokal / Domestik?

Mari kita susun skala prioritas (urgent) bagi proyek PENGAWASAN, yaitu PERAIRAN PINTU MASUK (ENTRY GATE) kapal2 Asing:
1. Perairan Selat antara Bitung-Ternate dan selat antara P.Waigeo dan P. Halmahera
2. Perairan Natuna

Jika saya seorang Aji Sularso, maka Proposal pak Muktar akan saya TUNDA dan saya akan prioritaskan / konsentrasikan Uang Rakyat ini pada daerah2 yang tergolong sebagai perairan ENTRY GATE IUU-Fishing.

Bagaimana menurut pak Muktar, jika demikian itu benar terjadi (Proposal bapak diTOLAK pak Dirjen)?

Sekian, dan salam buat teman2 yang menikmati proyek.
Tks
Rgds. Yohanes.


satker pengawasan di perluas wilayah kerjanya
Sabtu, 26 April 08 - oleh : Satker PSDKP Kendari
Diar Terima kasih atas saran kami sudah lakukan


Good
Sabtu, 26 April 08 - oleh : Satker PSDKP Kendari
Bapak Yunus Paulangan Terima kasih atas komentarnya kami mengharapkan bapak bisa sumbang saran dalam memajukan Pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan dan perikanan lewat web ini.


satker pengawasan di perluas wilayah kerjanya
Senin, 26 Nopember 07 - oleh : diar
tolong dolakukan juga pengawasan di perairan laun jang cuman di seputaran muara teluk kendari dan pulau wawonii. yang terlihat di berita melalui web. ini hanya disitu. masih banyak kegiatan ilegal fishing yang terjadi diseputar pulau-pulau kecil di kab. buton. jangan diartikan bahwa ilegalfishing itu cuman pengrusakan katatapi juga pencurian ikan dan penggunaan alat tangkap yang tidak sesuai dengan jalur penangkapan. ok.........


1 | 2 | Next »
Your Name :
Your Email :
Comment's Title :
Comment :
Security Code : Security Code
Type Code :

 
Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kendari
Jl. Samudera No. 1 Puday, Kendari 93233, Sulawesi Tenggara
Telp. (0401) 395958, 390970 Fax. (0401)390970