:: Home :: Profil :: Visi dan Misi :: Personil :: Buku Tamu :: Forum Diskusi :: Sarana & Prasarana :: Hubungi Kami ::
User Login
Username

Password




Register
Forgot Password

Menu Utama
-Home
-Profil
-Visi dan Misi
-Personil
-Kapal Pengawas
-Laporan
-Kegiatan
-Album Foto
-Sarana & Prasarana
Interaktif
-Buku Tamu
-Forum Diskusi
-Hubungi Kami
-Kirim Artikel
Info Aktual
Pengawasan SD Perikanan
Pengawasan SD Kelautan
Siswasmas
Penanganan Pelanggaran
Info Lainnya
Kapal Pengawas
Sarana dan Prasarana Pengawasan
Pelatihan/Pertemuan Tingkat Pusat
Surat Edaran
Illegal Fishing
Pemboman Ikan
Terumbu Karang
Penangkapan Ikan
Budidaya Ikan
Pencemaran
Pengolahan dan Pemasaran
Ikan dan satwa Langka
Kelautan, Pesisir dan Pulau2 Kecil
Global Warming
Kunjungan Tamu
Wisata Bahari
Kerja Sama
Hutan Bakau
UPT PSDKP
Pangkalan
Stasiun
Satuan Kerja
POS PSDKP
Ditjen P2SDKP
Pertemuan Nasional
Pengasaman Laut, Mengancam Organisme Kunci Lautan
Jumat, 09 Oktober 2009 - oleh : admin | 343 x dibaca

Pemanasan global akibat emisi karbondioksida menyebabkan fenomena lain yang cukup mengkhawatirkan yaitu peningkatan keasaman laut. Para peneliti di laboratorium d’Océanographie at Villefranche (LOV) (CNRS / UPMC) menunjukkan bahwa organisme kunci di laut seperti karang dan pteropods (Hewan bercangkang) akan sangat terpengaruh oleh fenomena ini selama bertahun-tahun di masa datang.

Sejak tahun 1800, sepertiga emisi CO2 dari kegiatan antropogenik telah diserap oleh lautan, Penyerapan besar-besaran ini merupakan sebagian penyebab perubahan iklim dan menyebabkan perubahan struktur kimia air laut. Penyerapan CO2 ini menyebabkan peningkatan keasaman laut . Pada tingkat emisi saat ini derajat keasaman air laut akan turun 0,4 poin sampai dengan tahun 2100. Team LOV yang dipimpin oleh Jean-Pierre Gattuso, mempelajari dampak penurunan pH terhadap hewan bercangkang kapur.

Pteropods dan karang, keduanya berperan penting pada ekosistem masing-masing, dan hidup pada area yang pertama kali tersentuh akibat pengasaman laut.

Pteropoda Limacina helicina yang memegang peranan penting dalam rantai makanan dan fungsi ekosistem Laut Artik, dan cangkangnya yang mengandung kalsium karbonat merupakan pelindung yang penting bagi hewan ini. Namun, studi yang dilakukan LOV menunjukkan bahwa pertumbuhan cangkang hewan ini diprediksi akan melambat hingga 30% dan pada karang yang hidup pada daerah dingin, Lophelia pertusa-pteropod lainnya- pertumbuhannya akan melambat hingga 50%. Terumbu karang tropis dibangun oleh sejumlah besar spesies sedangkan pada daerah dingin dibangun oleh satu atau dua spesies namun menyediakan banyak tempat bagi banyak spesies lain. Penurunan pertumbuhan karang akibat pengasaman karang ini akan mengancam struktur biologis tersebut.

Hasil penelitian ini menimbulkan keprihatinan besar tentang masa depan pteropods, karang dan organisme yang bergantung pada mereka untuk gizi atau habitat.

Program penelitian seperti EPOCA, dikoordinasikan oleh CNRS, merencanakan studi baru pada organisme laut lainnya dan ekosistem. Mereka melakukan percobaan jangka panjang untuk mempelajari dampak gabungan antara pengasaman laut dan parameter lain yang juga akan berubah selama beberapa dekade ke depan, seperti suhu dan konsentrasi hara.

Sumber : Sciencedaily.Oktober 2009

kirim ke teman | versi cetak

Berita Ikan dan satwa Langka Lainnya

Perlindungan Habitat Untuk Lestarikan Ikan Purba Coelacanth
Pulau Runduma, Surganya Penyu
Sepertiga Spesies Dunia Terancam
Agar Ikan Kembali Melimpah
Penemuan Spesies Baru Ghost Shark Purba di California
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Your Name :
Your Email :
Comment's Title :
Comment :
Security Code : Security Code
Type Code :

 
Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kendari
Jl. Samudera No. 1 Puday, Kendari 93233, Sulawesi Tenggara
Telp. (0401) 395958, 390970 Fax. (0401)390970